Posts

“TUBERKULOSIS DAN PENANGANANNYA: BERSAMA AKHIRI TUBERKULOSIS, INDONESIA BISA NTT BISA”

Sesuai dengan Peraturan Presiden No.67 tahun 2021 tentang penanggulangan Tuberkulosis, perlu adanya peningkatan pengetahuan serta komitmen untuk mengakhiri epidemi Tuberkulosis. Untuk itu kegiatan penyebarluasan informasi Tuberkulosis melalui Seminar secara hybrid dapat menjadi pilihan untuk peningkatan kapasitas masyarakat dan petugas agar memahami lebih jauh tentang program Tuberkulosis.

Seminar ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi berkolaborasi dengan Organisasi Profesi Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) yang dilakukan secara luring dan daring. Peserta pertemuan sebagai berikut :

  1. Dinkes Provinsi NTT : Kepala Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ruth D. Laiskodat, S.SI., Apt., M.M), Sekretaris Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil  (Emma M.F Simanjuntak, S.KM., M.M.., MScPH), Wasor TBC (Aminah Haslinda Baun, S.KM., M.Kes dan Novita Moeda, S.KM — PAEI) sebagai Narasumber dan panitia dari Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT.
  2. Narasumber dari Organisasi Profesi : PPNI (Simon Sanni Kleden, S.Kep., Ns., M.Kep), PAEI (Dr. Pius Weraman, S.KM., M.Kes), PDPI (dr. Maria Christiani, Sp.P), IDI (dr. Andreas Fernandes, Sp.PD, Kemd Finasim, MARS), ADINKES Pusat (dr. Izkandar Zulkarnaen, M.Sc), IAKMI (Joyce M. Tibuludji, S.KM., M.Kes dan Iwan M. Pellokila, S.Sos)

Tujuan kegiatan ini adalah :

  1. Memperkuat kerja sama, komitmen, peran serta dan rasa kepemilikan semua pihak, Kementerian/Lembaga,Pemerintah Daerah, media dan pihak swasta, serta komunitas untuk berperan dalam mencapai eliminasi TBC
  2. Meningkatkan pengetahuan Tim TBC di Fasilitas Pelayanan Kesehatan dalam penangangan Tuberkulosis.
  3. Meningkatkan penemuan kasus TBC melalui penguatan skrining dan Investigasi Kontak
  4. Menyebarluaskan informasi tentang TBC kepada seluruh lapisan masyarakat tentang pencegahan, penularan, pemeriksaan, dan pengobatan TBC yang berkualitas
  5. Meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat atas pentingnya Terapi Pencegahan TBC (TPT) dalam mencegah penularan TBC.
  6. Menyebarluaskan informasi tentang TBC kepada seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang pencegahan penularan, pemeriksaan dan pengobatan TBC yang berkualitas.
  7. Menempatkan TBC sebagai isu utama semua sektor di setiap tingkatan.

Mendorong semua pihak termasuk mitra dan kelompok masyarakat untuk  senantiasa melakukan upaya baru yang inovatif dalam program pencegahan dan pengendalian TBC. dengan Permenkes Penanggulangan TB.

Kegiatan hari pertama sampai dengan hari ketiga adalah pemaparan materi dan diskusi tentang : 

  1. Kebijakan Program Tuberkulosis
  2. Penemuan Pasien Tuberkulosis dan Investigasi Kontak
  3. Pengobatan Pasien Tuberkulosis
  4. Pengobatan Pasien Tuberkulosis dengan keadaan khusus
  5. Manajemen Tuberkulosis di Tingkat Layanan Pertama dan Lanjutan
  6. ILTB dan TPT
  7. Integrasi Layanan Program TB dng  GIzi KIA dan Lingkungan Kerja
  8. Komunikasi dan Motivasi TBC
  9. Pencatatan dan Pelaporan TBC

Dan dilakukan penutupan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT yakni Ibu Emma M.F Simanjuntak, S.KM., M.M.., MScPH serta pembagian hadiah peserta pemenang quis Kahoot.