Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Pengembangan Taman Obat Keluarga (TOGA) bagi Puskesmas di Kabupaten Kupang

Sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 61 tahun 2016 tentang pelayanan kesehatan tradisional Empiris, pada pasal 2 mengatur tentang pelayanan kesehatan Tradisional Empiris yang bertujuan untuk, mewujudkan penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris yang aman dan bermanfaat, Pelayanan kesehatan tradisional Empiris dilaksanakan oleh penyehat tradisional berdasarkan pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh turun temurun atau melalui pendidikan non formal. Penyelenggaraan pelayanan kesehatan tradisional empriris diselenggarakan harus memenuhi ketentuan antara lain, dapat dipertanggungjawabkan keamanan dan manfaatnya secara empiris dan digunakan secara rasional, tidak bertentangan dengan norma agama dan norma yang berlaku dimasyarakat.

 

Program kesehatan tradisional telah dilaksanakan sejak tahun 2012, Hingga tahun 2019 melalui dana dekonsentrasi provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Dinas kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil telah melatih tenaga Asuhan mandiri dan Akupresur di Puskesmas 22 kabupaten/Kota. Karena Pelayanan Kesehatan Tradisional masih belum dikenal oleh masyarakat umum terutama di wilayah kerja puskesmas maka perlu dilakukan sosialisasi pelayanan kesehatan Tradisional.

 

Pemerintah Kabupaten Kupang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional dan pemanfaatan taman obat keluarga, kepada petugas Puskesmas di Kabupaten Kupang. Pertemuan ini merupakan salah satu upaya untuk melakukan sosialisasi kepada para kader dan Tim Penggerak PKK yang bertempat di Aula Dinas kesehatan kabupaten Kupang pada hari kamis (4/08), pertemuan dibuka oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan kabupaten Kupang dan dilanjutkan dengan materi Kebijakan. Selesai materi kebijakan dilanjutkan dengan materi Pedoman Penilaian Toga dan Pemanfaatan Toga dan akupresure oleh kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Tradisional, Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT.  Tujuan dari sosialisasi ini agar para petugas Puskesmas bisa memahami pelayanan kesehatan tradisional dan dapat mensosialisasikan kepada para kader puskemsas dan juga dapat berkolaborasi dengan Tim penggerak PKK di wilayah kerja Puskemsas. Fokus utama sosialisasi ini adalah pengenalan akupresur dan pemanfaatan taman obat keluarga (TOGA). Diharapakan agar petugas Puskemas yang mengikuti sosialisasi dapat melaksanakan kegiatan pelayananan kesehatan tradisional Akupresure dan pemanfaatan Toga, membentuk kader akupresur dan Toga dimasing masing Desa, kader juga mempunyai keluarga binaan yang memanfaatkan Akupresure dan Toga untuk mengatasi keluhan penyakit ringan.

 

Secara umum pelayanan kesehatan tradisional ada 2 metode yaitu dengan menggunakan ramuan dan ketrampilan (akupresur). Yang termasuk ramuan antara lain; jamu, obat herbal, dan aroma therapy. Sementara untuk kategori ketrampilan antara lain; pijat, urut, releksi, bekam dan akupuntur. Saat ini di 9 Puskesmas di Kabupaten Kupang telah mendata penyehat tradisional di wilayh kerjanya, ada penyehat dengan metode khusus masalah patah tulang, ada penyehat ramuan dan adapula dengan metode bekam, dan terbanyak masuk dalam kategori pijat urut. Puskesmas mempunyai kewajiban untuk membina kegiatan para penyehat tradisional tersebut.

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang pada tanggal 4 Agustus 2022 bertempat di Aula Dinas kesehatan Kabupaten Kupang diadakan pertemuan Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional dan Pemanfaatan Toga serta  ketrampilan (akupresure), mengundang Tim Dinas Kesehatan Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT,hadir sebagai Narasumber Plt.Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Emma M.F Simanjuntak,SKM.MM.MScPH) dengan materi Kebijakan Pelayanan Kesehatan Tradisional. Pedoman Penilaian Toga dan Asuhan Mandiri Pemanfaatan TOGA (Ns. Helena Gomes, S.Si.,Apt.,), dilanjutkan dengan praktek membuat minuman jamu dan Praktek akupresur (Ns.Salma Baktiar). Harapan para pemateri bahwa dengan adanya sosialisasi ini dapat menambah pengetahuan para petugas Puskesmas dan kader serta Tim PKK dalam memanfaatkan Taman Obat keluarga dan Akupresur.   Helena bersama Tim_Yankes

 


#toga

#tradisional

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *